Top ↑ | Archive | Any question? | Submit

CURCOL

Saya adalah salah satu dari murid SMP NEGERI 5 Bandung dan ingin melanjutkan ke SMA NEGERI 3 Bandung (semoga tercapai). Saya bukan murid yang pintar tapi saya berusaha menjadi yang cerdas, karena cerdas dan pintar itu berbeda, tapi saya kira bukan hanya saya yang ingin menjadi seperti itu di SMP 5 tempat saya sekolah seperti gudang para ilmuwan saja… Ciee.

Saya adalah anak kedua dari tiga bersaudara yang semuanya laki-laki. Tanggal 28 Oktober 1995 hari Sabtu, subuh-subuh dan waktu tepatnya saya kurang tahu.. ketika itu saya lahir dari perut Ibu saya, menurut Ayah saya, dulu saya adalah anak yang lucu dan sangat imut. Tapi sayangnya itu dulu…

Waktu terasa sangat cepat (dan pada tumblr saya ini saya juga ini mempersingkat masa-masa kecil saya yang kurang penting untuk dipublikasikan) dan saya sudah saatnya masuk mengenal dunia luar. Taman Kanak-kanak tempat saya pertama kali bersosialisasi adalah TK Kartika di Cimahi di sana saya dipanggil dengan nama yang ‘ga banget’ yaitu ‘dede’ karena saya pada waktu itu diklaim sebagai anak paling bungsu dikeluarga saya, setelah saya pindah dari Cimahi ke Bandung TK saya pun ikut pindah, TK Permata Ibunda adalah TK pilihan orang tua saya. Saya dulu yang masih polos dan lugu belum tahu apa-apa sehingga saya menurut saja karena saya juga tidak mengerti bagaimana kriteria TK pada jaman itu… Kelulusan TK pun tiba. Saya mendapat sertifikat lulus TK tapi entah kenapa saya merasa takut untuk memasuki Sekolah Dasar setelah melihat kakak saya yang sibuk setiap hari walaupun baru duduk di kelas 2 SD. Dan karena itu (juga alasan-alasan lain yang mungkin signifikan yang saya tidak tahu) saya memasuki TK kembali…. TK ketiga saya adalah TK Dewi Sartika. Di TK ini saya adalah murid yang cukup liar dan biasa saja karena diluar dugaan saya juga

 

mendapatkan Piala Siswa Berprestasi di TK tersebut, entah kenapa saya juga heran, kapan saya mengukir prestasi di TK ini? Mungkin saya telah menemukan siswa yang sekarang saya sebut sebagai ‘teman sejak kecil’ yang sama-sama liar dengan saya, iya itu mungkin. Bisa saja.

Setelah masa-masa Jahiliyah yang saya alami sebelumnya, saya mengalami evolusi yang sedikit berpengaruh pada kehidupan saya dan tidak lagi bergaul dengan lingkungan yang aktifitasnya kurang bervariatif yaitu menggambar, menari-nari dan menulis huruf-huruf juga lingkaran, oval, segitiga, serta apapun itu yang membuat saya bosan. Evolusi itu berawal ketika saya memasuki Sekolah Dasar atau disingkat SD yang terletak di daerah Buah Batu yaitu SDN Karang Pawulang 1. Disini saya lebih menemukan jati diri saya sebagai murid, bukan murid teladan tapi mencoba menjadi teladan. Disini saya bertemu dengan orang pintar yang tidak disangka-sangka sekarang menjadi orang yang lebih pintar di SMP 5. Untuk keberapa kalinya (saya lupa) saya pindah dari satu sekolah ke sekolah lainnya dengan alasan yang kurang berbobot dan logis, Ibu saya memindahkan saya dari SDN Karang Pawulang 1 ke SDN Banjarsari 3 yang letaknya tidak begitu jauh (masih satu kota) dengan alasan ‘karena Pak Momon pindah’ oke memang saya pun tidak mengerti dengan alasan ini begitu juga teman-teman saya yang memang tidak begitu reponsif atas kepindahan saya.

Lagi-lagi di seklolah ini saya juga bukan murid yang pintar, cerdas apalagi jenius, karena ada yang lebih-lebih pintar dari saya. Tapi bagi saya keheranan ini mengejutkan, karena saya terpilih menjadi kandidat mewakili sekolah saya untuk menjadi Siswa Teladan atau Siswa Berprestasi. Dengan perasaan yang campur aduk seperti kue cubit yang ingin saya cubit-cubit saya membawa Piala Runner-up Siswa Teladan/Siswa Berprestasi. Walaupun hanya runner-up saya berharap mungkin suatu hari nanti saya membawa penghargaan yang lebih besar dan berpengaruh bagi orang banyak dari sekadar piala runner up.

Bukan sulap bukan sihir, nem saya memenuhi syarat masuk SMPN 5 Bandung. Cukup senang dan bangga atas kerja keras saya pindah-pindah sekolah. Dan bukan tanpa alasan saya masuk ke SMPN 5 Bandung ini, semoga semua visi saya masuk SMPN 5 ini dapat terwujud dengan kerja keras juga segala misi yang terencana dan bertarget ini, serta dengan tawaqal dan keikhlasan, bukan hanya ingin mewakili sekolah saya dikenal masyarakat banyak tetapi juga ingin mewakili Negara Indonesia ini di ketahui oleh orang-orang dan di segani oleh negara-negara lain.

Bukan sekadar khayalan tapi mimpi saya adalah ingin menjadi Duta Besar yang mengangkat nama Indonesia menjadi lebih baik dan dipandang masyarakat banyak di dunia ini. Saya berharap semua dapat terwujud, hanya masalah waktu, dan ‘sabar menanti’ seperti tulisan yang sering saya lihat sebagai judul dari martabak…

  1. captaineaye posted this