Hold On
All that there is no eternal, we just maintain it, until it can no longer be maintained. It never hurts to try, right? What we sow, is what we reap.
Ada yang bilang cuma emosi sesaat, ada yang bilang emang egois, ada juga yang nyuruh untuk santai. Satu hal sekarang, percaya. cuma itu yang saya punya dan sampai kapanpun saya percaya, apa yang saya percaya itu emang bener adanya. Dan sampai kapan percaya? saya gak pernah tau pasti, kapan, dan alesan apa yang membuat saya gak percaya.
Hari ini saya kacau, lebih kacau dari ulangan kimia tadi pagi. Saya bingung, apa sesusah ini untuk ngasih kepercayaan? Apa sesusah ini untuk bisa tetep sama apa yang kita mau? I‘ve not actually have anything else on my mind, I am confused as hell. Saya bisa bertahan, tapi yang saya rasa itu susah buat nahan apa yang seharusnya dilakukan, dikatakan, dikeluarkan lebih tepatnya. Selama ini saya bertahan dan menahan apa yang tidak pada alurnya, tidak pada jalannya dan itu semua bukan tanpa alasan.
Banyak pertanyaan muncul sekarang, kemana saya harus bicara kalau gak ada lawan bicara? dimana saya istirahat sedangkan tempat istirahat itu juga ngejauh? Kapan saya bisa berubah, kalau gak ada yang menuntut saya untuk berubah?
I just wanna hold on
Sesulit apapun itu.
I believe you and now it’s up to you to believe me or not. I believe you can be a leader for your own, choose what should be choosed. Whatever it is, I’m here and stay here, maybe for something uncertain. But I know for sure, one that will come is between, the same or better.
Terima kasih untuk tawa dan air mata hari ini, terima kasih untuk menjadikan saya lebih kuat apa adanya, untuk menjadikan saya sebagai saya yang sebenarnya.